Sasa Bumbu Kaldu Jadi Solusi Strategis Menjawab Tantangan Dinamika Industri Pangan 2026

Sasa Bumbu Kaldu Jadi Solusi Strategis Menjawab Tantangan Dinamika Industri Pangan 2026

Sasa Bumbu Kaldu Jadi Solusi Strategis Menjawab Tantangan Dinamika Industri Pangan 2026--

RADAR JABAR - Industri jasaboga sepanjang tahun 2025 menghadapi penurunan pendapatan yang signifikan akibat berbagai tantangan, mulai dari kenaikan harga bahan baku hingga perubahan pola permintaan konsumen. Di tengah kondisi tersebut, Sasa Bumbu Kaldu menegaskan komitmennya sebagai mitra pertumbuhan pelaku usaha kuliner dengan menginisiasi dan menyelenggarakan acara kolaborasi bertajuk “Ide Inovasi Bisnis Boga Tahun 2026”.

Acara yang digelar di Hotel Horison Ultima Bandung pada Selasa, 23 Desember 2025 ini dihadiri lebih dari 100 pengusaha jasaboga yang tergabung dalam PPJI DPD Jawa Barat, menandai langkah awal Sasa Bumbu Kaldu dalam membangun ekosistem dukungan yang solid dan berkelanjutan bagi industri kuliner, khususnya di Jawa Barat. Kegiatan ini dirancang sebagai platform strategis untuk mendorong percepatan inovasi bisnis di tahun mendatang.

BACA JUGA:TelkomGroup Dukung Pemulihan Psikologis Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

BACA JUGA:AdMedika Gandeng Komunitas Sekolah Tanah Air Semarakkan Program Sekolah Kuat, Anak Sehat

Sebagai pembicara utama, Dr. Ayu Nurwitasari, S.AP., MM.Par., IRCA, ahli gastronomi dari Poltekpar NHI Bandung, memaparkan peluang dan strategi bertahan di tengah kompetisi industri jasaboga yang semakin ketat. Sesi ini memberikan wawasan berbasis data dan solusi praktis yang dapat langsung diimplementasikan oleh para pelaku usaha.

Komitmen Sasa untuk menghadirkan solusi nyata juga diwujudkan melalui demonstrasi masak interaktif oleh Corporate Chef Sasa, Chef Ignatius Loyola.

Dalam sesi ini, Chef Ignatius menampilkan keunggulan Sasa Bumbu Kaldu Ayam dan Sapi Kemasan Baru yang terbuat dari daging pilihan dan rempah berkualitas, mampu menciptakan cita rasa konsisten sekaligus efisien. Produk ini hadir dalam kemasan ekonomis 250 gram dan 1 kg, menjadi solusi ideal untuk meningkatkan profitabilitas usaha kuliner.

BACA JUGA:GoZero% Goes to Yogyakarta: Telkom Hijaukan Lahan Lewat Aksi Penanaman Pohon

BACA JUGA:OJK Jawa Barat dukung Kabupaten Cirebon Berantas Mafia Pangan dan Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

“Acara ini lebih dari sekadar gathering. Sebagai brand kaldu yang berfokus pada UMKM khususnya industri pangan olahan seperti bakso, nugget, sosis, dimsum, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Sasa Bumbu Kaldu untuk tumbuh bersama pelaku industri kuliner Indonesia,” ujar Melati Gultom, Marketing Manager Sasa Bumbu Kaldu.

“Kehadiran Sasa Bumbu Kaldu merupakan langkah strategis kami dalam mendukung peningkatan daya saing dan profitabilitas para pengusaha kuliner. Kolaborasi dengan PPJI DPD Jawa Barat hari ini adalah awal dari rangkaian program berkelanjutan yang kami siapkan. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi yang mendorong percepatan bisnis kuliner, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Acara ini tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga bukti nyata bagaimana Sasa Bumbu Kaldu hadir sebagai solusi inovatif untuk penguatan industri kuliner di tahun 2026. Sasa optimis bahwa kolaborasi strategis ini akan membuka babak baru dalam mendukung kemajuan usaha kuliner nasional. (*)

Sumber: